Replymessage unavailable
Фотография
click to show
click to show
Warta Ekonomi menyelenggarakan Indonesia Cyber Protection 2026 di Jakarta dengan mempertemukan regulator, pemerintah, industri keuangan, dan praktisi keamanan siber. Forum ini digelar untuk membahas strategi menghadapi ancaman siber di sektor keuangan yang semakin canggih dan kompleks seiring berkembangnya pemanfaatan artificial intelligence (AI).
Direktur BSSN Edit Prima mengungkapkan bahwa kapasitas pemantauan BSSN saat ini baru mencakup kurang dari 10% aktivitas di tengah masifnya transaksi digital masyarakat. Sementara itu, Advisor OJK Rela Ginting menekankan bahwa keamanan siber berkaitan langsung dengan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga jasa keuangan.