Replymessage unavailable
Фотография
click to show
click to show
Lembaga pemerintah Taiwan mengalami serangan siber dari luar negeri pada Juli 2026 yang menggunakan kombinasi operasi manual dan agen AI seperti OpenClaw. Kementerian Urusan Digital (MDA) Taiwan bersama firma keamanan siber Dream mendeteksi bahwa peretas memanfaatkan AI untuk mempercepat pengintaian hingga pencurian data.
Dampak peretasan ini menyebabkan sedikitnya 85 akun pengguna pemerintah dibobol dan lebih dari 2.500 data personel dicuri dari Kementerian Kehakiman. Selain itu, serangan juga meluas hingga menyasar badan keselamatan nuklir serta sedikitnya tujuh perusahaan energi di Taiwan.